Investasi Tanah Atau Rumah, Lebih Untung Mana ?

Investasi Tanah Atau Rumah, Lebih Untung Mana ? – Investasi properti talah lama menjadi favorit bagi banyak invertor. Selain semakin tinggi nilai jualnya, investasi properti juga bisa dimanfaatkan sebagai ladang bisnis sebagai passive income seperti disewakan atau dikontrakan.

Investasi sendiri dibagi menjadi beberapa jenis lagi. Tetapi salah satu yang paling populer adalah investasi tanah dan rumah. Meskipun keduanya memiliki keuntungan, tapi untuk Anda yang mungkin memiliki budget terbatas pastinya akan sulit melakukan keduanya.

Agar Anda tidak salah pilih dalam memilih investasi properti yang tepat. Maka berikut ini pengertian dari investasi tanah dan investasi rumah, simak baik-baik.

1.Investasi Rumah

Berinvestasi dalam bentuk rumah tentunya akan mengeluarkan budget yang lebih besar dibandingkan dengan investasi tanah. Hal ini dikarenakan harga dari rumah lebih besar dari pada harga tanah.

Anda harus mengetahui bahwa membeli rumah untuk investasi dapat dilakukan dengan dua cara. Ada kebijakan pemerintahan dengan mengadakan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Program ini dibuat agar DP hanya diberikan sekitar 10 % dengan bunga cicilan flat hanya 5 %.

Pertama dengan cara membeli rumah secara tunai, cara ini cocok untuk Anda yang sudah memiliki uang cash sejumlah harga rumah yang Anda inginkan. Lebih baik jika uang yang sudah ada sudah dipisah dari kebutuhan utama.

Rumah bisa dijadikan segabai instrumen investasi atau sebagai tempat tinggal. Uang harga kenaikan tanah setiap tahunnya adalah 15-20 %. Namun untuk menjadi bahan pertimbangan jika memilih investasi rumah adalah biaya perawatan yang cukup besar.

Jangan hanya sekedar membeli rumah atau tanah sebagai bentuk investasi yang hanya bergerak diharga yang sama. Anda harus bisa untuk memberikan nilai tambahan agar harganya bisa naik.

Keuntungan dan kerugian dari investasi rumah :

  • Keuntungan

1) Return yang menjanjikan, kenaikan harganya bisa mencapai 10-15 % pertahun

2) Bisa dijadikan penghasilan passive income dengan cara disewakan atau dikontrakan.

3) Lebih condong sebagai jaminan bank

  • Kerugian

1) Ada biaya perawatan yang cukup tinggi

2) Nilai ekonomis bangunan terus menyusut setiap tahun, biasanya penyusutannya 10 % pertahun.

3) Perlu diasuransikan dari resiko kebakaran

BACA JUGA : Harganya Terus Naik, Inilah Keuntungan Investasi Properti

2.Investasi Tanah

Investasi tanah tentunya akan mengeluarkan budget yang lebih sedikit dibanding dengan investasi rumah, karena belum ada bangunan diatasnya. Untuk Anda yang memiliki dana yang terbatas dan belum mampu untuk membeli rumah, tidak ada salahnya jika Anda berinvestasi tanah terlebih dahulu.

Investasi tanah juga tidak kalah menguntungkannya dengan investasi rumah. Harga dari tanah bisa meningkat setiap tahunnya sekitar 20-25 % setiap tahunnya. Contohnya jika Anda membeli tanah sekarang maka lima tahun yang akan datang harga tanah tersebut bisa mencapai dua kali lipatnnya. Namun untuk mendapatkan capital gain yang optimal, maka Anda harus pintar dalam memilih lokasi tanah yang akan dibelinya. Hal ini dikarenakan harga tanah juga berhubungan dengan perkembangan tata kota.

Keuntungan dan kerugian dari investasi tanah :

  • Keuntungan

1) Kenaikan harga yang cukup tinggi

2) Tidak ada biaya perawatan, jika ada pasti lebih rendah dari biaya perawatan gedung

3) Tidak ada asuransi dan relatif aman dari kerusakan

  • Kerugian

1) Tidak bisa dijadikan pemasukan tambahan (passive income) seperti disewakan, kecuali tanah telah terjual.

2) Lebih sulit dijadikan jaminan utang di bank

3) Semakin luas semakin tidak likuid karena sulit mencari pembeli yang memiliki budget banyak.

BACA JUGA : Jangan Asal beli tanah, Kenali Tanah Yang Cocok Perumahan

Saya Suka, Saya Ingin Share Artikel Ini
Scroll to Top

Compare